11 Tips Melakukan ‘Psychological Selling’

Strategi marketing saat ini sudah beranjak dari produk ke konsumen. Bahkan, strategi marketing yang berhasil adalah yang dapat memanipulasi psikologi konsumen. Bagaimana caranya dan apa hubungan psikologi manusia dengan marketing?

Berikut 11 tips memanipulasi sisi psikologis manusia untuk memaksimalkan penjualan.

1. Eksplor sisi Emosionalnya

Masyarakat memutuskan berdasarkan perasaan, kebutuhan, atau emosi, bukan berdasarkan proses berpikir logis. Oleh karena itu, menyebutkan berbagai manfaat produk akan sangat membantu mendongkrak penjualan.

2. Berikan Bukti

Produk yang dikatakan berkualitas atau terlihat baik saja tidak cukup. Misalnya, seorang perempuan yang hendak memutuskan membeli produk kecantikan perlu tahu kandungan dalam produk yang membuatnya dikatakan bagus.

3. Eksplor Sisi Egosentrisnya

Suatu produk juga harus memuat pembelinya berpikir, “ini adalah produk yang diciptakan untukku.”

4. Berikan Nilai

Nilai di sini tidak digambarkan dengan angka. Nilai berarti apa yang Anda jual, berapa harganya di tempat lain, keunggulan apa yang dijual, seberapa penting keunggulan itu dan seberapa berbeda keunggulan itu dari produk lain yang serupa.

Semakin tinggi nilai yang Anda tawarkan dari harga yang ditentukan, semakin besar kemungkinan orang akan membeli produk itu.

5. Libatkan Orang Lain

Manusia adalah makhluk sosial. Oleh karena itu, mereka juga akan mempertimbangkan untuk membeli produk berdasarkan pendapat orang lain.

Tampilkan testimoni pelanggan untuk produk Anda. Jika diizinkan, berikan nama dan foto orang tersebut.

6. Jangan Memaksa

Anda bisa menawarkan dan mengakatan segala hal tentang produk. Namun, keunggulan dan kualitas produk Anda-lah yang menentukan semua itu.

7. Jangan Berbohong Hanya Untuk Mencapai Target

Walaupun manusia cenderung suka membeli, jangan memanipulasi hal ini dengan melebih-lebihkan produk Anda. Hal itu justru akan menghancurkan bisnis Anda.

Jika ingin penjualan meningkat, juallah produk yang baik dan buatlah pemasaran yang banyak dan efektif.

8. Manfaat Rasa Ingin Tahu dan Kebiasaan Suka Ikut-ikutan Manusia

Walaupun kadang masyarakat bisa membeli barang tanpa berpikir, ada juga mereka yang mempertimbangkan ini-itu dulu sebelum membuat keputusan.

Selain itu, manusia juga suka mengikuti tren dan barang yang dipakai orang lain. Oleh karena itu, keberadaan testimoni, endorsement, hasil tes dan survey, serta data ilmiah juga penting.

9. Manfaatkan Pencarian Mereka

Membuat berbagai produk baru yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat hingga yang detil sekali pun sangat membantu. Karena pada dasarnya manusia tidak akan pernah merasa puas dan selalu mencari.

10. Buka Toko Offline

Membeli secara langsung di tempatnya membuat masyarakat merasa eksklusif dan nyaman. Selain itu, rasa aman dan percaya juga bisa mereka dapatkan.

11. Lakukan Pemasaran Offline

Makanan, baju, gerabah, make-up dan beberapa hal lain sulit dipasarkan secara online karena masyarakat perlu mencobanya dulu. Oleh karena itu, lakukan pemasaran offiline untuk barang yang perlu dicoba, dirasakan, dicium dan sebagainya.


Posted

in

,

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *