7 Tanda Serius Mengapa Anda Perlu Promosi Pakai Video

Lihat sekitar Anda. Lihat perilaku netizen. Lihat bagaimana perusahaan internet berinovasi. Lihat bagaimana target market Anda. Dan lihat Anda sendiri. Kita semua sedang digiring untuk bisa lebih menikmati konten video.

Anda sebagai pelaku bisnis di internet juga harus memulainya. Masih ragu? Berikut 7 tanda-tanda mengapa Anda perlu segera memulai promosi dengan konten video:

1. Durasi Video Twitter dan Instagram Bertambah.
Tahukah Anda Twitter baru di bulan Juni yang lalu menambahkan durasi video yang semula hanya 30 detik, sekarang menjadi 140 detik. Hal ini dilakukan karena engagement terhadap video sangat tinggi.

Begitu juga dengan Instagram. Saat pertama kali diluncurkan durasi maksimal hanya 15 detik. Sekarang durasi video ditambah menjadi 60 detik. Lagi-lagi karena pengguna sangat menyukai konten video ini.Jenis konten ini sangat diminati pengguna. Terutama pengguna usia remaja yang salah satu cirinya adalah munculnya penikmat #indovidgram di Indonesia, yaitu kumpulan video kreatif yang diupload kreator di Instagram.

2. Jutaan View Video Facebook Setiap Hari
Facebook sebagai social media yang paling banyak digunakan di Indonesia lebih progresif lagi kalo soal video.

Berapa banyak video yang berseliweran di timeline facebook Anda? Lebih banyak dari update status teman-teman kan.

3. Fenomema Youtubers
Youtube sudah menjadi alat pencari informasi terbesar kedua setelah Google. Jika Anda mencari sesuatu di Google perlu dibaca dulu, maka di Youtube cukup ditonton.

Lahirnya Youtubers seperti Chandra Liow, Edo Zhell, Salsabila, dan banyak Youtubers lain yang memiliki ratusan ribu follower dan jutaan video views juga ikut mengkonfirmasi bahwa pengguna Youtube aktif luar biasa banyaknya.

4. Snapchat dan Periscope.
Snapchat dan Periscope adalah social media yang hanya menggunakan video sebagai kontennya. Semakin kesini semakin banyak yang pakai.

Tren itu yang membuat panas Twitter dan Instagram sehingga mereka memaksimalkan konten video. Baru-baru saja Instagram juga meluncurkan fitur Instagram Story yang menyerupai Snapchat, apalagi kalo bukan untuk memaksimalkan konten video.

5. Harga Paket Data Semakin Murah.
Kebutuhan pengguna yang semakin tinggi akan kuota data internet, para provider juga berlomba-lonba bersaing menjual paket data internet.

6. Kecepatan Internet Yang Semakin Kencang.
Speed internet relatif lebih cepat ditahun ini. Apalagi setelah ada teknologi LTE (4G) yang membuat streaming meanjadi lebih cepat dari sebelumnya.

7. Hadirnya Hooq, iFlix, Netflix dan lainnya.
Beberapa aplikasi nonton streaming yang memberikan pilihan pengguna untuk nonton film menggunakan internet.

Peluncuran aplikasi yang hampir bersamaan ini pasti sudah mengukur faktor-faktor marketing dan kemampuan teknologi yang sesuai dengan target market mereka. Antara lain adalah apa yang saya sudah sebutkan di atas.


So, ini adalah waktu yang bukan hanya tepat, tapi Anda sudah mulai ketinggalan memulainya karena banyak yang sudah lakukan itu. Konten video bukanlah tren, tapi kebutuhan. Anda harus lebih kreatif memikirkan konten yang tidak lagi soal gambar, dan copywriting.

Promosikan, ceritakan, dan visualkan brand dan produk Anda melalui video. Manjakan calon konsumen Anda dengan kemasan audio visual yang merangsang mereka untuk segera memutuskan pembelian.

Di artikel berikutnya saya akan menulis, kira-kira konten seperti apa, yang siapapun bisa lakukan untuk menjadi bahan promosi online shop Anda.

Jika ada pertanyaan lebih lanjut tentang artikel ini, silakan tanyakan melalui LINE @tipsjualonline (pake @).

Friends Added

Posted

in

,

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *