Apa itu Content Curation

Di #ELCseminar2juni @yuswohady menyinggung ttg 2 jenis penciptaan sebuah konten. Content Creation & Content Curation.

Kami coba sharing penerapan Content Curation.

Sekarang, kita sedang menuju ke era informasi yg berlebih. We’re living in a world of information overload.

Dengan mudahnya informasi didapat. Dari segala pemikiran, sumber, dan seluruh dunia.

Masalah baru adalah kebingungan orang2 untuk mengambil sumber yg valid, akurat, dan mudah untuk dipahami.

Demand: Seandainya ada satu source/sumber yg bisa memberikan ‘rangkuman’ dari semua tulisan dan menjadikannya lebih mudah dipahami.

Setiap masalah akan menghasilkan peluang. Karena peluang tersebut memberi solusi masalah tersebut.

Atas demand tadi, muncul sebuah ‘profesi’ yg dinamakan curator. Pekerjaannya membuat konten hasil curation.

Jika content creation adl membuat konten hasil pemikiran ide sendiri, di content curation ide asli kita mungkin cuma 20 saja.

Content curation mengambil informasi dan data dari berbagai sumber untuk ditulis ulang kembali dgn mencantumkan link aslinya.

Pada praktekny, content curation yg meng’copy’ tulisan2 tersebut di blog/websitenya disertakan sumber asli dan link.

Di twitter sendiri, penerapan content curation adlh ia slalu ngetweet link2 artikel menarik atau meRT topik2 menarik. Pernah lihat?

Contoh akun yg menerapkan content curation: @AdezAulia. Beliau selalu memberikan link informatif terkait teknologi dan industri kreatif.

Content curation efektif untuk menjaring audience/follower.

Ada quote terkenal ttg online marketing»“Content is a King”. Sekarang ada quote baru»“Content Curation is a King” 😀

Sebaiknya jika anda menerapkan curation untuk TL twitter anda, cari kontent yg sesuai dgn ketertarikan/produk anda.

Content curation yg sukses:

1.Share link/tweet terbaik.

2.Spesifik dan relevan dgn ketertarikan/produk anda.

Tanpa sadar, kita semua telah menjadi curator. Membagi(baca: retweet) apa yg telah ditulis orang lain.

Nah, untuk jualan online silakan melakukan curation di timeline akun produk anda. Ingat, spesifik. Share yg berkaitan dgn produk anda saja.

Kalo jualan parfum, penuhi timeline anda dgn info/link curation seputar wewangian dan parfum SAJA.

Jika anda berjualan gadget dan aksesoris, share link dan info terbaru ttg perkembangan gadget dan aksesoris SAJA.

Jadikan akun produk anda jadi ‘one stop information’ dari beragamnya informasi yg beredar di dunia maya.

Apa yg sudah ditaruh di dunia maya adalah milik publik. Karena jika mereka enggan dipublikasi pasti akan di protect dsb.

Jadi tidak ada alasan untuk bingung akan menulis apa di blog/twitter. Klo nemu artikel bagus, klik share button to twitter dsb.

Sekian share kami ttg tips  content curation. Selamat berkreasi dan berkurasi 🙂


Posted

in

,

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *