Waduh !! Bahaya DONAT Renyah Berbahan LILIN & Produk Afkir

Bisnis donat kian melebar,terlihat dengan semakin banyaknya gerai Donut di mall, toko besar, sampaidengan toko kecil, warung, serta para pedagang kaki 5.Semakin banyak pula donat yang dijual dengan murah meriah, padahal jika dipikir rasanya agak aneh mereka bisamenjual hanya dengan harga Rp 1000 per biji, apa gak rugi ? belum ongkoskerjanya ? …
Akhirnya berhasil diungkap bahwa memangada beberapa hal yang disembunyikan olah para pedagang doughnut curang sehinggadapat menekan ongkos produksi sekaligus tetap mendapatkan untung yang lumayan.
Investigasi yang dilakukan berhasilmendapatkan salah satu pedagang donat nakal, dimana dalam pembuatannyamenggunakan bahan-bahan beracun yang dapat mengganggu kesehatan.

Waduh !! Bahaya DONAT  Renyah Berbahan LILIN & Produk AfkirI love Donut Berikut adalah bahan-bahan berbahaya tersebut :
1. Si pelaku membeli bahan-bahanmulai dari toping coklat/strawberi, tepung, selai kacang, bahkan sampai susukaleng, dari bahan-bahan jenis curah sekaligus BS/Afkir/Sortir, bahkan Kadaluarsa.Ternyata setelah ditelusuri, adagudang penjual bahan-bahan tidak layak konsumsi ini hasil dari koneksi denganbarang-barang produksi pabrik yang sudah mau kadaluarsa, Barang-barangsortiran, dan lainnya.Bahan-bahan inilah yang kemudiandi timbun hingga hitungan ton dan dijual kepada para pedagang lainnya, sepertipara pedagang martabak, para tukang kue, donat, DLL.
Menurut pengakuan ibu yang tegamenjual donat  tak layak konsumsi ini,gudang penjual bahan curah hanya melayani para pelanggan yang sudah kenal saja,jadi kesannya memang sembunyi-sembunyi, tidak ada plakat yang menunjukkan kepadaumum bahwa gudang ini melayani penjualan bahan makanan.Disini bahan-bahan dijual sangatmurah, sebut saja misalnya selai kacang di pasar umumnya harganya Rp 28 ribu,di gudang ini cukup hanya dengan Rp 16 ribu, namun karena memang bahan BS, makasering ada tengik-tengiknya.
2. Bahan utama lainnya yangdipakai oleh penjual nakal ini, yaitu LILIN.Tak disangka lilin yang dipakaiuntuk penerangan ini malah dipakai untuk bahan donat.Menurut pengakuannya lilin iniberfungsi untuk menjadikan donat benar-benar renyah, tidak mudah gosong, danwarna memikat.Lilin-lilin putih panjangtersebut di masukkan dalam penggorengan minyak sehingga larut dalam minyaktersebut dan dipakai langsung untuk menggoreng semua donat.
Contoh lilin untuk menggoreng donat
3. Tidak ketinggalan, pelaku jugamenambahkan siklamat yaitu bahan pemanis buatan/sintetis. Hal ini tidak lepasdari upaya penghematan dibanding pemakaian gula yang mahal. Disamping murah-Siklamatini bisa sampai 30x lipat dari manisnya gula.
4.  Setelah semua bahan di dapatkan, si ibu ini punmulai menjalankan proses pembuatan donat dimana ternyata keluarganya sendiripun tidak tahu bahwa ia mencampurkan bahan berbahaya bagi kesehatan sertamenggunakan bahan curah BS/apkir/bahan sortiran atau kadaluarsa.Donat-donat yang sudah tampakcantik menawan menggugah rasa dan selera itupun akhirnya di distribusikan kewarung-warung dan kios/rumah makan langganannya.
Si pelaku mengaku mendapatkancara ini dari tempatnya bekerja dulu, termasuk lilin sebagai perenyah donat,pernah ia coba memakai bahan lain atau tidak memakainya, Ternyata hasilnyakurang memuaskan serta donatnya tidak tampak cantik.
Apakah hanya Ibu ini saja yang mengguankan cara curang dalam memperolehkeuntungan dalam memperoduksi donut ??


Maka …
10 sample diambil secara random dari aneka gerai, warung, serta mallpenjual donut.

Lalu di analisa dalam Laboratorium Sucofindo, Hasilnya …

3 sampel – Positif mengandungbahan Lilin.3 sample – positif mengandungSiklamat di luar ambang batas.
Sebenarnya Siklamat adalahpemanis buatan/sintetis yang digunakan untuk penderita diabetes, dimanapenggunaannya tidak boleh melebihi ambang batas 2000.Bila berlebihan, maka dapatmemberikan resiko tumor kandung kemih karena mengandung senyawa karnosigen.

Kepada para sobat bintangtop.com,selalu berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan,
Berikut Beberapa Tips untuk membedakan Donat yang baik dan tidak :


A. Cek secara fisik, apakah donatterdapat semacam jamur, hal ini menandakan bahan-bahan BS/kadaluarsa.
B. Secara visual donat yang jelekpermukaannya tidak halus, serta lengket.
C. Ketika dimakan, donat yangberbahan pemanis sintetis, atau bahan yang tidak alami, akan terasa getir dilidah.
D. Donat dengan bahan lilin, akanberwarna relatif lebih putih, termasuk kadang meninggalkan lapisan putihtersendiri pada permukaannya.
Dibalik itu semua, si penjualtentu saja masih bisa menyembunmnyikan tanda-tanda diatas dengan cara melapisinyapakai toping, serbuk gula putih, atau cara lainnya.
Untunglah dari 10 sample diatas,masih lebih banyak yang membuat donat dengan cara yang baik dibanding penjualyang curang.
Semoga penjual curang bisa sadardan dapat mengikuti jejak pebisnis professional lainnya, yang mengedepankanprinsip saling menguntungkan atara penjual dan pembeli. SHARE ARTICLE :

Artikel Selengkapnya Lihat di : DAFTAR ISI ARTIKEL – BintangTop.Com
«

Next
Newer Post

»

Previous
Older Post


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *