Marble Accesories –Cara Mengubah Kelereng jadi Permata

Dunia marbel /dunia kelerengidentik dengan dunia anak anak, kita biasanya punya pengalaman bermain gundusewaktu kecil bersama teman teman.Kelereng memiliki warna dan isimotif yang berbeda beda, sehingga menjadi keindahan tersendiri agar disukai olehbanyak anak.
Bersama tutorial ini, para sobatBintangTop.com mungkin tertarik mencoba untuk memanfaatkan kelereng sebagaikerajinan tangan /perhiasan yang cukup unik bak batu permata, seperti untuk cincin, alternatifbatu akik, liontin, atau sekedar perhiasan gantung.
Meski begitu, kelereng tetaplahkelereng dimana akan langsung diketahui orang jika kita langsung mamakainyasebagai perhiasan, bisa jadi hal itu akan menggelikan /lucu bagi sebagianorang.Karena itu … disini Kelereng akandibuat menjadi retak dalam terlebih dahulu, sehingga secara visual sudah tidakseperti kelereng biasa melainkan seperti layaknya batu alam.
Silakan,  Check it out dulu gan …
cara membuat batu cincin dari kelereng
Membuat Kerajinan Aksesoris dari Kelereng laksana Batu Permata


Bahan dan Alat :

a. Kelereng – warna warni, =beberapa butirdiutamakan yang warna solid /rataserta yang bening.b. Loyangdari logam atau pancic. Air dingin (dari kulkas)d. Oven listrike. Kawat kecil (18G) – untukpemegang batu perhiasan.f. kawat lebih tebal (24G) –untuk ring / penggantung.

Langkah & Proses mengubah Kelereng menjadi Batu Perhiasan


1. Material Sortir

– Pilah pilih dulu kelerengnya- cari yang bening atau gelap, ygpenting warnanya rata dan bagus- jangan sekali kali memilihkelereng yang sudah retak apalagi bocel :)- cuci kelengnya dan keringkandengan tissue /kain.

sortir kelereng untuk aksesoris

2. Pemanasan /Warming

– Letakkan sejumlah kelereng pada1 wadah yang aman untuk di oven.- masukkan kedalam Oven pemanas.- Berikan Suhu pemanasan 230°c (450°F)selama 15 menit
3. Pendinginan & Cracking

– Menjelang 15 menit, siapkan airdingin dari kulkas dalam wadah panci /loyang logam.- matikan Oven, Keluarkankelereng dan langsung segera masukkan dalam panci air dingin.

kelereng di oven jadi retak

– maka muncul suara gemuruh dalamair, akibat benda panas bertemu dingin. Akibatnya … terjadi Crack /keretakan secara random pada body kelereng, menghasilkan motif serat seratdalam yang indah, Seperti layaknya batu alam, akik, gemstone / lainnya.
kawat 18 g utk pengikat perhiasan
– Setelah didinginkan sekitar 3menit, silakan keluarkan kelereng dari rendaman.- Sortir lagi kelerengnya,pastikan hanya memilih yang retak di bagian dalam, dan buanglah kelereng yangretaknya sampai ke permukaan, karena selain visualnya jelek, tidak smooth, jugaakan lebih mudah pecah.
4. DIY Acessories

Gunakan alat tang serta kawatuntuk membuat sangkar batu perhiasan sekaligus kawat untuk ring danpenggantungnya.

kerjinan tangan batu kelereng

Pics & Idea : Snow Star

Untuk cara pembuatan sangkar batu perhiaan dan gantunga dengan berbagai model yang keren, silakan check disini …

– Kumpulan Kerajinan Tangan  dari Kawat /Wire craft

5. Warning !

Untuk menunjang keamanan dankenyamanan :- Gunakan kaca mata google selamamenangani proses diatas (sejak dimulainya pemanasan oven).Kacamata google adalah kaca matayang tertutup dibagian samping dan sekelilingnya, bukan kaca mata biasa yangmasih ada sela terbukanya.
– Gunakan juga masker dan sarungtangan anti panas (mitten) selama proses oven diatas, sampai dengan prosesmemasukkan kelereng panas dalam air dingin.
– Awas ! kelereng jangan dijatuhkanke lantai, karena kelereng ini sudah retak dibagian dalam sehingga akan mudahpecah jika sampai terbentuk dengan keras.Karena itu gunakan batu hias darikelereng ini sebagai perhiasan yang jauh dari resiko benturan.- jika dipakai untuk liontin,maka untuk lebih amannya supaya diletakkan diluar baju (jangan dibagian dalam).
Demikian contoh salah satu idemengubah kelereng menjadi batu perhaisan / aksesoris.Kiranya dapat menambah ide lain /inspirasi baru bagi para sobat BintangTop.com sekalian. SHARE ARTICLE :

Artikel Selengkapnya Lihat di : DAFTAR ISI ARTIKEL – BintangTop.Com
«

Next
Newer Post

»

Previous
Older Post


Posted

in

,

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *