Fixed Mindset Vs Growth Mindset, Anda Yang Mana?

Apakah Anda merasa bahwa pintar dan kaya adalah tergantung bakat dan keturunan?

Dari sebuah buku yang berjudul Mindset : The New Psychology of Success, ditulis oleh Profesor Dweck dari Stanford University, beliau mengatakan mindset dasar manusia dibagi 2, yaitu: Fixed Mindset (tetap) dan Growth Mindset (bertumbuh).

Salah satu mindset ini menempel di kepala kita sejak kecil. Anda yang mana? berikut ciri-cirinya.

Ciri-ciri Fixed Mindset:
– Berkeyakinan kemampuannya tidak bisa bertambah (bawaan lahir)
– Kesulitan dianggap sebagai hambatan.
– Ngeyel dengan keterbatasan dirinya.
– Ketika gagal, lebih cepat frustasi lalu menyerah
– Mudah menyalahkan orang lain.
– Kesuksesan orang lain jadi nyinyiran.
– Kalo orang lain bisa, itu karena orang itu pinter & berbakat.

Ciri-ciri Growth Mindset:
– Memiliki hasrat untuk terus belajar.
– Kesulitan dianggap sebagai tantangan.
– Yakin dengan adanya peluang di setiap kesulitan.
– Ketika gagal, Introspeksi melihat apa yg terlewat.
– Kesuksesan orang lain untuk penyemangat.
– Kalo orang lain bisa, masa saya tidak, paling gak coba dulu.

Sudah ketemu apa yang lebih mirip dengan Anda?

Dalam buku tersebut disebutkan, mindset ini terbentuk dari role model semasa kecil. Bisa dari orang tua atau guru.

Karena sejatinya, sejak lahir, bayi memiliki Growth Mindset yg selalu berkeinginan untuk bertumbuh dan mencoba banyak hal, dari hanya bisa merayap lalu merangkak. Merangkak hingga berdiri. Mencoba memegang semua benda yang aman hingga yang berbahaya.

Sampai tiba saatnya orang tua mulai sering mengatur, ini gak boleh, itu jangan, mending gini aja, gitu jelek dengan cara yang otoriter.

Hal-hal tersebut membuat pola pikir menjadi terhambat dan tertanam dalam diri bahwa setiap hal sudah ada batasannya walaupun belum dicoba sama sekali. Jika sudah begitu, mindset menjadi fixed.

Ini bahaya untuk kita yang masuk ke dunia enterpreneur, apalagi di dunia online dimana banyak yang sebelumnya tidak mungkin menjadi mungkin. Mencoba hal baru dan beresiko menjadi tuntutan enterpreneur, sehingga memiliki mindset bertumbuh atau Growth Mindset menjadi keharusan.

Dan bertumbuh tetap harus dilakukan walaupun sudah menjadi kaya dan sukses. Kita sudah sering baca berita perusahaan-perusahan besar yang menyerah dengan perusahaan baru yang selalu berinovasi dan disruptive dalam pengembangannya, tidak lain akibat terlalu nyaman dengan fixed mindset.

Jadi bagaimana jika sudah merasa fixed mindset dan ingin mengubahnya menjadi growth mindset?

Mengubah mindset tidak seinstan membuat mie rebus di musim hujan, butuh waktu dan kebiasaan. Mulailah dengan bergaul dengan orang-orang yang memiliki growth mindset. Jika Anda memiliki tim, buat rutinitas meeting untuk membuat sebuah improvement.

Dari cara pikir, action, dan kebiasaan improvement ini, Anda dan tim akan terbiasa dan merangsang mindet untuk selalu bertumbuh setiap saat.


Posted

in

,

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *